Kisah Cinta Alien dan Manusia

Poster of The Host


“Bosan…Bosan… Sangat monoton”


Tanpa sadar bisikan otomatis itu mendesis di kepala, ada kalanya saya jenuh dengan segala rutinitas hidup dan mencari sedikit pencerahan, agar mumet yang semerawut di kepala bisa sedikit meregang. Hal yang utama dan pertama tentunya ‘curhat kepada-Nya’ lewat via ibadah dan selanjutnya saya lakukan adalah menghibur diri, mengecas batere semangat agar menjadi full kembali. Yaa.. bisa dengan cara menonton berbagai film action,horror, thriller sambil ditemani secangkir teh tarik hangat dan setoples kue malkist… Uenak tenan ! ^_^

Momen cuti natal dan tahun baru lalu, aktivitas mulut mungkin makin berotot karena lelah mengunyah, dan mata makin berkantung karena asiknya berakrab ria dengan layar bioskop menjalankan program wisata kuliner dan wisata XXI. Dari kisah cinta sang mantan presiden yang laku keras ditonton oleh kalangan tua dan muda sampai kisah cinta antara vampir dan mantan manusia empat episode, juga film tentang gunung mahameru berukuran 5 cm. Dan sekarang yang buat saya penasaran adalah ‘kisah cinta antara semacam alien dan manusia’, gimana ceritanya tuh?

Cekidot !

Pada kesempatan yang mumpung luang ini, mumpung bisa nongkrong di depang netbook, mari yuk bahasa film ‘kisah cinta alien dan manusia’, judul aslinya ‘The Host’. Film yang diadopsi dari Novel The Host karya Stephen Meyer. Karyanya selain novel terjemahan best seller ‘Twilight Saga’.  Merupakan film fiksi ilmiah yang akan rilis perdana pada 29 Maret 2013. Film ini disutradarai oleh Andrew Niccol.

Pemain film the host:
Saoirse Ronan, Diane Kruger, Jake Abel, Max Irons, Chandler Canterbury, Boyd Holbrook, Frances Fisher, Stephen Rider, William Hurt, Stephen Rider. 

Singkatnya di film The Host…

Sumber :The Host (2013)

The Host Scene



Alkisah bumi sedang dalam perang,
manusia vs alien – atau makhluk asing yang dikenal sebagai ‘jiwa’ …

Adapun ‘jiwa-jiwa’ tersebut telah
berkelana dari planet ke planet dengan tujuan mempelajari kehidupan di planet
tersebut dan jika memungkinkan maka mereka akan menetap beberapa periode di
tempat tersebut.

Dikarenakan ‘jiwa-jiwa’ tidak
memiliki wujud berupa tubuh secara fisik yang mampu hidup atau beradaptasi
langsung dengan lingkungan planet yang ditempati, maka ‘jiwa-jiwa’ membutuhkan
tubuh-inang makhluk hidup lain.

Dan di Bumi – planet kesekian
yang mereka datangi, manusia adalah makhluk hidup yang dianggap paling memiliki
potensi untuk digunakan, maka mereka ‘memasuki’ tubuh manusia dan menggunakan
sebagai tubuh-inang. Tentu saja tubuh manusia yang digunakan akan dikuasai oleh
‘jiwa’ yang menempatinya dan akan bertindak serta berpikir sebagaimana ‘jiwa’
tersebut harus melaksanakan kewajiban semasa di menetap di Bumi.

Kebanyakan dari manusia-manusia
yang digunakan sebagai inang, dianggap telah ‘tewas’ oleh kerabat serta
kenalannya sesama manusia, karena ‘entitas’ maupun jati-diri serta pikiran sang
manusia bisa dikatakan dikuasai oleh ‘jiwa’ dan perlahan akan menghilang
dikalahkan oleh kekuatan pikiran ‘jiwa’ yang menghuninya.

Sebagian dari manusia-manusia
tersebut menyerah, namun sebagian melakukan perlawanan, lari dari kejaran para
aliens, bersembunyi dan berusaha bertahan hidup dalam lingkungan yang keras dan
berat. Salah satu diantara mereka adalah Melanie Stryder dan adiknya Jamie
Stryder. Mereka menjadi pelarian setelah ayah mereka tertangkap dan dikuasai
oleh sang ‘jiwa’ …dan suatu hari di tengah pelarian, bertemulah dengan Jared,
manusia lain yang juga dalam pelarian, dan bersama-sama mereka mencari jalan
guna menemukan kerabat Melanie yang masih tersisa, hingga akhirnya Melanie
tertangkap !!

Tubuh Melanie yang mengalami
kerusakan berat akibat perlawanannya saat hendak ditangkap oleh Pencari, mampu
dipulihkan oleh Penyembuh, hingga tiba waktunya untuk memasukkan ‘jiwa’ yang
terpilih guna menyelidiki pikiran serta keberadaan manusia lain lewat benak
Melanie. Sang ‘jiwa terpilih’ dikenal sebagai Wanderer ( Sang Pengelana )
karena ia telah mengalami perpindahan serta menjalani delapan kehidupan yang
berbeda di planet yang beragam, jauh lebih banyak dari ‘jiwa-jiwa’ lain. 

Kisah semakin berkembang saat
Wanderer mendapati bahwa Melanie tidak menyerahkan tubuh serta pikirannya
dengan mudah, perlawanan yang dilakukan menyebabkan Wanderer tak mampu
mengakses setiap pikiran serta masa lalu Melanie tanpa seijinnya. Seiring
dengan waktu, Wanderer mendapati dirinya mampu merasakan emosi tertentu yang
dipicu dari kenangan Melanie yang mampu lolos dari pertahanan serta
persembunyian benak Melanie, dan salah satunya adalah kenangan Melanie atas
Jared – pria yang menempati tempat khusus di hati Melanie. Yang cukup
membingungkan pikiran serta perasaan Wanderer adalah ia juga merasakan siksaan
hati akan kerinduan kenangan dan bayangan Jared. Dan kondisi tersebut tidak
dipermudah dengan adanya tekanan dari Pencari yang mencurigai keadaan Wanderer
karena tak mampu memberikan laporan secepatnya atas penyelidikan benak Melanie.

Wanderer merasa dirinya tak akan
mampu bertahan lebih lama, maka ia memutuskan keluar dari lingkungan semula dan
berangkat menuju kota
lain dengan alasan mencari Penyembuh Fords yang pertama kali membantu dirinya.
Namun di tengah-tengah perjalanan, Wanderer dan Melani justru mendapati bahwa
mereka digerakan menuju suatu tempat tertentu – tempat di mana baik pikiran dan
hati mereka yang gelisah senantiasa mengusik, guna menemukan Jared dan Jamie
yang diketahui sebelum mereka berpisah yaitu menuju tempat persembunyian
kerabat Melanie, Uncle Jeb.

Akhirnya Wanderer / Melanie
melarikan diri dari rencana semula, lari dari sang Pencari yang merongrong dan
menimbulkan kegelisahan pada diri mereka, dan berdua mereka menempuh medan yang
sulit dan berat guna memecahkan teka-teki dari peta yang tertanam dalam ingatan
di benak Melanie…hingga akhirnya dalam kondisi payah dan hampir sekarat di
padang gurun, tubuh Melanie / Wanderer ditemukan dan diselamatkan oleh Uncle
Jeb.

Saat Melanie / Wandere siuman,
mereka mendapati berada di tempat persembunyian sekelompok manusia yang dibuat
oleh Uncle Jeb … dan diantara manusia-manusia tersebut terdapat Jared dan
Jamie.

Kelegaan dan kerinduan Melanie
berbalut dengan kewaspadaan Wanderer serta sakit hati akibat permusuhan oleh
kaum manusia mewarnai perjumpaan mereka dengan Jared, Jamie serta
kerabat-kerabat Melanie lainnya. Perjuangan baru dimulai karena kaum manusia
membenci sosok Melanie yang telah dimasuki aliens ( paling tidak demikian
pikiran kaum manusia ) dan mereka semula sepakat untuk memusnahkan aliens
tersebut … namun Uncle Jeb yang menghalangi dan melindungi sosok Wanderer /
Melanie, dan berkat campur tangan Uncle Jeb maka untuk sementara Wanderer /
Melanie diperbolehkan tinggal hingga diambil keputusan atas kelangsungan
nasibnya.

Dan dimulailah pengalaman serta
petualangan Wanderer dan Melanie, dimana mereka mulai memahami serta membina
hubungan yang lebih erat di antara keduanya, meski konflik serta kepentingan
akan hubungan dengan manusia lain sering kali muncul. Mampukah mereka berdua bertahan
sekian lama sedangkan kepentingan masing-masing justru membawa mereka harus
terpisah, karena hanya satu yang dapat bertahan dan yang satu harus
mengalah…meninggalkan dunia.

--Trailer The Host--


Itulah sedikit penjelasan lumayan singkat tidak sebanyak dan sedetail novelnya, tapi saya lebih suka membaca novelnya dulu, jadi pendalaman masing – masing karakter bisa diketahui dengan baik. Semoga film The Host bisa lebih spektakuler dari film Twilight saga, khususnya Breaking Dawn Part 2. Terutama harus more action deh, biar engga terlalu membosankan, walaupun temanya film cinta-cintaan gitu.. hehe..

Dan banyak lagi film yang saya tunggu – tunggu dan akan rilis di tahun 2013, antara lain Iron Man 3, Evil Dead (Remake Evil Dead – 1981), Oblivion, Man of Steel, Kick-Ass 2, The Hunger Games : Catching Fire, The Hobbit : Desolation of Smaug, dan film brand-new lainnya deh…

Tarik napas dalam – dalam, dan menunggu dengan sabar *sighs*




"Man Jadda Wa Jadda"
-Arabian Quotes



"Knowledge Is Power"

-Francis Bacon


"Korupsi dipicu gaya hidup hedonis dan boros"


(Benar kan?).
-Eko Laksono

Sumber Inspirasi Saya ^_^ :

Arsip Blog