Tampilkan postingan dengan label Fenomenal dan Inspirasional. Tampilkan semua postingan

Kronologi Sejarah Palestina (Repost)

Senin, 14 Juli 2014

Sumber : www.republika.co.id
(tulisan ini pernah dimuat di Majalah Suara Hidayatullah, tahun 1996 – maaf belum diupdate)

oleh Fahmi Amhar

Peradaban Serba Munafik



 Selasa, 26 November 2013

Source : Mask of Hipocrites

 “Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam dalam perbuatan.  Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang yang berakal tapi tak beriman”

"Everlasting" by Tere Liye

"Muslim" by Laila Jihad
Saat kita sedang sendiri, kesepian, dalam masalah, membutuhkan teman, lantas teringat dengan seseorang, berharap banyak dia akan membantu, atau setidaknya mengusir sedikit gundah-gulana. Apakah itu disebut cinta? Tentu saja. Tetapi kalau demikian, bukankah cinta jadi tidak lebih dari seperangkat obat? Alat medis penyembuh? Selesai malasahnya, saat kita kembali semangat, sembuh, maka persis seperti botol-botol obat, seseorang itu bisa segera disingkirkan. Sementara, dong? Temporer? Juga tentu saja, kecuali kita selalu sakit berkepanjangan, dan mulai mengalami ketergantungan dengan seseorang tersebut. Jika demikian maka cinta jadi mirip nikotin, candu.

Jangan Marah


 Jangan marah.
Ini adalah seruan yang indah
diungkapkan manusia terbaik, Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sejak empat belas abad yang lalu.
Dan hari ini, di abad dua puluh satu para dokter di Inggris
menyerukan hal yang sama,
karena mereka menemukan solusi untuk masalah mereka di dalamnya. 

Kisah Kakek Penjual Amplop

Dagangan bapak penjual amplop, ditinggal dulu karena pemiliknya shalat Jumat
Sekedar ingin sharing tentang kisah nyata inspiratif  agar dapat di ambil hikmahnya untuk kita semua. Kisah Kakek Penjual Amplop di ITB. Kisah nyata ini ditulis oleh seorang dosen ITB bernama Rinaldi Munir mengenai seorang kakek yang tidak gentar berjuang untuk hidup dengan mencari nafkah dari hasil berjualan amplop di Masjid Salman ITB. Jaman sekarang amplop bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan, tidak jarang kakek ini tidak laku jualannya dan pulang dengan tangan hampa. Mari kita simak kisah Kakek Penjual Amplop di ITB.

Hormat Saya Pak Jokowi

Hijrah dari Solo ke Jakarta



Jokowi, nama yang sangat akrab saya temui ketika menonton berita ataupun sekedar membaca artikel baru di detik.com.  Ga usah dijelaskan deh segala informasinya mengenai Gubernur Ibu Kota Indonesia ke – 17 ini, cukup ketik namanya di search engine google, semua link informasi tentang mas Jokowi membludak, sangat mudah di dapat bukan. Antusias saya bukan berdasarkan karena saya suka motif kemeja kotak – kotak ataupun warna partai tetapi murni akan kepribadiannya yang bisa dijadikan teladan.

Hedonisme VS Kesederhanaan




Tanpa kita sadari, banyak kebiasaan hidup yang mendorong kita untuk selalu memprioritaskan hal – hal yang tidak terlalu penting untuk diurusi. Menciptakan efek blur ketika memutuskan secara bijak hal apa yang lebih penting untuk kita lakukan.Sebagai contoh, menonton Infotainment atau mengurusi rambut di Salon ternama menjadi hal dilematis bagi para ibu rumah tangga dibandingkan memasak untuk makan malam keluarga dan mengurusi keperluan rumah tangga di rumah. Padahal, jelas itu adalah kewajiban. Gejala ini membuktikan akan kesenangan pribadi lebih di kedepankan, bahkan lebih parahnya lagi, apabila kesenangan itu mengeluarkan biaya relatif mahal dan mengantarkan kebiasaan pada hidup boros. Pemborosan dan pencarian kesenangan membabi buta, mutlak di sebut hedonisme. Paham yang menjadi bumbu  biasanya dalam aktivitas kehidupan perkotaan. 

Fakta Inspirasi Pantang Menyerah !!!

Seorang gadis cilik yang tidak mau menyerah...



( Ini adalah “Challange”, peraih penghargaan “Best Photo For The Year 2007” dari Federation Of Arab News Agencies (FANA). Fotografernya adalah Waseem Kheir Beik. Anak ini sebenarnya tidak mau difoto dan selalu menutupi wajahnya saat diambil gambarnya. Fotografernya akhirnya berusaha memfoto anak ini dengan lensa dari jarak 30 meter).

Perhatikan anak ini. Ia tiap pagi
"Man Jadda Wa Jadda"
-Arabian Quotes



"Knowledge Is Power"

-Francis Bacon


"Korupsi dipicu gaya hidup hedonis dan boros"


(Benar kan?).
-Eko Laksono

Label

Arsip Blog